Venous lakehttps://en.wikipedia.org/wiki/Venous_lake
Venous lake umumnya lunak, dapat dikompres, berwarna biru tua, berupa papula berukuran 0,2 hingga 1 cm, biasanya ditemukan pada permukaan tepi bibir yang berwarna merah terang. Lesi ini umumnya terjadi pada orang lanjut usia. Meskipun lesi ini dapat menyerupai melanoma nodular, lesi pada venous lake tetap bersifat lunak.

Perlakuan
Meskipun eksisi dapat dipertimbangkan, lesi dapat dipantau tanpa pengobatan.

☆ Pada hasil Stiftung Warentest tahun 2022 dari Jerman, kepuasan konsumen terhadap ModelDerm hanya sedikit lebih rendah dibandingkan dengan konsultasi telemedis berbayar.
  • Ini terutama terjadi pada bibir.
References Senile Hemangioma of the Lips - Case reports 25484424 
NIH
Venous lake adalah hemangioma pikun pada bibir. Lesi ini biasanya berupa benjolan lunak berwarna biru yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah kecil. Lesi muncul secara spontan dan tidak terasa nyeri saat ditekan. Umumnya terjadi pada bagian wajah dan telinga yang sering terpapar sinar matahari. Seorang laki‑laki berusia 46 tahun datang dengan benjolan berwarna kebiruan di bibir bawah yang telah tumbuh selama 8 bulan. Lesi dimulai kecil dan secara bertahap menjadi lebih besar. Pasien tidak mengingat adanya trauma pada area tersebut dan tidak pernah mengalami pendarahan, baik tanpa sebab maupun setelah luka ringan. Pada pemeriksaan, dokter menemukan satu benjolan berwarna kebiruan pada bibir bawah, bertekstur lembut dan mudah dikompres. Terapi yang diberikan adalah cryotherapy dengan nitrogen cair, membekukan lesi selama 10 detik dengan margin tipis di sekitarnya. Prosedur ini dilakukan setiap dua minggu sekali. Setelah 12 minggu, terlihat beberapa perbaikan.
A venous lake, sometimes referred to as senile hemangioma of the lips is usually a solitary, non-indurated, soft, compressible, blue papule occurring due to dilatation of venules. It is commonly found on sun-exposed surfaces of the face and ears. A 46 year old male patient presented with an 8 month history of a single, painless, bluish swelling over the lower lip which began as a pea sized lesion and gradually increased to the present size. Patient strongly denied any history of trauma at the site. No history of bleeding spontaneously or following minimal trauma could be elicited. On physical examination, a single, violaceous, soft, compressible, non-indurated, non-pulsatile papule was present on the lower lip. Patient was treated with cryotherapy with application of liquid nitrogen by dipstick method with one 10-second freeze-thaw cycle with a 1-mm margin. This was done at biweekly intervals. Some improvement was obtained following 12 weeks of therapy.